Profil Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman
Mengenal sosok pemimpin spiritual yang membimbing umat menuju keberkahan.
Tgk. H. Muhammad Ali
(Abu Paya Pasi)
Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman
Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman
Tgk. H. Muhammad Ali bin Tgk. H. Abdul Muthalleb, atau yang secara luas lebih dikenal dengan sapaan takzim Abu Paya Pasi, adalah sosok ulama kharismatik yang menjadi pilar penting dalam lanskap keagamaan di Aceh. Dikenal karena kedalaman ilmu fiqih, kearifan, serta sikapnya yang merangkul dan menyejukkan, beliau saat ini memegang amanah agung sebagai Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
Kelahiran dan Perjalanan Pendidikan
Abu Paya Pasi lahir di Desa Alue Dama, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara pada tanggal 4 Agustus 1954. Sejak usia belia, beliau telah menunjukkan kecintaan yang mendalam terhadap ilmu-ilmu agama. Perjalanan intelektualnya ditempa di berbagai dayah (pesantren) tradisional terkemuka di Aceh.
Beliau tercatat pernah menimba ilmu di Dayah Darul Munawwarah Kruet Lintang, Peureulak pada rentang tahun 1970 hingga 1974. Rasa hausnya akan pemahaman Islam yang lebih dalam kemudian membawanya melanglang buana untuk berguru kepada para ulama besar lainnya, termasuk belajar di Dayah Darussa'dah Julok dan Dayah Malikussaleh Panton Labu, di bawah bimbingan langsung ulama masyhur Aceh, Abu Ibrahim Bardan.
Mendirikan Dayah Bustanul Huda
Setelah puluhan tahun mengabdi sebagai santri dan mendedikasikan diri pada literatur Islam klasik, Abu Paya Pasi kembali ke masyarakat untuk menyebarkan ilmunya. Pada tanggal 26 Juni 1991, beliau secara resmi mendirikan Dayah Bustanul Huda.
Pesantren ini terletak di Desa Alue Cek Doi, sebuah kawasan yang terletak di jalur menuju Desa Paya Pasi, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur. Dari nama desa inilah julukan "Abu Paya Pasi" melekat dan masyhur di kalangan umat. Di bawah kepemimpinan beliau bersama sang istri, Hj. Lukusmawati, Dayah Bustanul Huda berkembang pesat dari pondok sederhana menjadi salah satu pusat pendidikan Islam terbesar di Aceh yang memiliki ribuan santri dari berbagai daerah, bahkan dari luar negeri.
Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman
Pengakuan atas keluasan ilmu dan kharisma kepemimpinan Abu Paya Pasi mencapai puncaknya pada tingkat provinsi ketika beliau secara resmi dikukuhkan sebagai Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman pada hari Rabu, 13 Agustus 2025.
Dalam posisi yang menggantikan Prof. Tgk. Azman Ismail ini, Abu Paya Pasi mengemban tanggung jawab penting tidak hanya untuk memimpin ibadah di masjid ikonik kebanggaan masyarakat Aceh tersebut, tetapi juga untuk menjadikannya sebagai pusat spiritual, dakwah, dan kekuatan pemersatu umat Islam di Serambi Mekkah.
Sosok Pemersatu Umat
Lebih dari sekadar pemimpin dayah dan imam besar, Tgk. H. Muhammad Ali adalah representasi dari kearifan ulama Aceh abad ini. Beliau sering menjadi rujukan bagi masyarakat, tokoh agama, hingga pejabat pemerintahan dalam memecahkan berbagai problematika umat. Kiprah panjangnya membuktikan dedikasi yang tak pernah putus dalam menjaga kemurnian ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama'ah serta menjaga keharmonisan masyarakat Aceh.